Itu kangkung? Bagaimana caranya bisa sampai begitu?
Prosesnya sih mudah. Siapkan baskom dan penyaringan. Masukkan air kedalam baskom, lalu masukan penyaringan agak sedikit terendam. Masukan biji kangkung. Lalu simpan dibawah terik matahari. Dalam waktu beberapa hari bibit kangkung akan mulai tumbuh. Akar perlahan menembus lubang2 penyaringan.
Mungkin yang harus diperhatikan adalah nutrisi air dalam baskom. Tergantung kita mau kangkung organik atau non organik (pupuk kimia). Kalau mau non organik bisa larutkan 0,5 sendok NPK granul (butiran).
Kalau mau sehat, tentu jangan tanggung-tanggung. Bisa memakai pupuk organik cair (POC) yang banyak dijual di tukang taman. Atau jika mau lebih hemat, buat saja sendiri. Banyak tutorialnya di youtube. Kita bisa memanfaatkan kulit buah atau sisa potongan-potongan sayur yang dibusukan, lalu diambil sari pati airnya. Untuk pembuatannya sebaiknya kita lebih banyak membacanya, karena ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan saat membuat POC. Lalu 25 hari kemudian kita bisa memanen kangkung organik nan sehat.
Tips : Jika ingin panen kangkung setiap hari, buatlah sejumlah wadah tanam yang cukup. Minimal 25 wadah. Karena panen kangkung 25 hari sekali. Jadi dibuat jarak waktu tanam yang berbeda. Sehingga kita bisa setiap hari menanam, setiap hari memanen.
Apa tidak bosan makan kangkung setiap hari ?
Kita kan punya tetangga, di bagi juga dong tetangganya
Selamat mencoba 🙂
Keterangan :
- Untuk membeli bibit bisa di tempat pemjualan tanaman hias.
- Air tidak perlu di ganti. Malah harus ditambah jika kering.
- Teknik ini bisa untuk menanam selain kangkung, seperti selada air, cesim manis, sawi, hanya saja harus menambahkan tanah diatas penyaringan.
- Teknik ini murni tanpa tanah alias hidroponik sederhana